Situasi Terkini Perkembangan Virus Corona Coronavirus Disease (COVID-19) 20 Maret 2020 kemkes.go.id

Posted on

Berikut perkembangan kasus Coronavirus Disease (COVID-19), menggunakan sumber data WHO tanggal 20 Maret 2020

 1. Situasi Global

  • Total kasus konfirmasi COVID-19 global per tanggal 19Maret 2020 adalah 209.839kasus dengan 8.778 kematian (CFR 4,2%) di 167 Negara/Wilayah
  • Daftar negara terjangkit COVID-19 dapat berubah setiap harinya mengikuti perkembangan data dan informasi yang didapatkan di Situation Report WHO.

Buka Virus Corona World Map

 2. Situasi Indonesia

Ringkasan

Sejak 30 Desember 2019 sampai 20 Maret 2020 pukul 08.00 WIB, terdapat 1.898 orang yang diperiksa dari 28 Provinsi dengan hasil pemeriksaan yaitu 1.570 orang negatif (188 orang ABK kru kapal World Dream dan 68 orang ABK Diamond Princess), 309 kasus konfirmasi positif COVID-19 (15 sembuh dan 25 meninggal) dan 21 sampel masih dalam pemeriksaan.

Wilayah Indonesia dengan transmisi lokal :

DKI Jakarta, Banten (Kab. Tangerang, Kota Tangerang),  Jawa Barat (Kab. Bekasi, Kota Bekasi, Depok), dan Jawa Tengah (Solo).

Situasi selengkapnya dapat diunduh disini.

Perkembangan COVID-19 dapat dipantau melalui laman ini.

Pesan Kemkes untuk Masyarakat Pencegahan Penularan Virus Corona COVID-19

Untuk mencegah penularan COVID-19, masyarakat perlu melakukan :

  • Menerapkan PHBS dan Germas, terutama mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.
  • Masyarakat dihimbau untuk menggunakan masker bila sedang sakit dan membatasi kegiatan sosial. Selain itu terapkan etika batuk dan bersin yaitu apabila batuk/bersin tutup dengan menggunakan lengan atas bagian dalam atau tisu. Apabila menggunakan tisu, harus segera dibuang ke tempat pembuangan sampah yang tertutup.
  • Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan tetap waspada. Apabila mempunyai riwayat perjalanan ke negara terjangkit yang sedang mengalami transmisi lokal, lakukan pemantauan kesehatan secara mandiri dan apabila mengalami gejala pernafasan segera ke fasilitas kesehatan, memakai masker dan membatasi kontak dengan orang lain.
  • Masyarakat dihimbau untuk menunda atau membatasi perjalanan yang tidak mendesak ke negara terjangkit, terutama ke negara-negara dengan peningkatan kasus yang cukup tinggi. Apabila tetap harus melakukan perjalanan ke negara terjangkit, masyarakat dihimbau untuk menerapkan PHBS, GERMAS, dan etika batuk seperti yang dijelaskan sebelumnya serta sebisa mungkin menghindari kontak dekat dengan siapapun yang menderita demam dan batuk.
  • Memantau perkembangan terkini mengenai COVID-19.