Bagaimana Impuls Saraf Bekerja?

Posted on
Sel Saraf (Wikipedia)
Sel Saraf (Wikipedia)

Content id – Bagaimana Impuls Saraf Bekerja? Impuls saraf adalah seperti pesan yang amat sederhana: ada atau tidak ada. Karena terdapat demikian banyak neutron yang saling berhubungan, sinyal sederhana ini cukup untuk membawa pesan yang paling rumit ke seluruh sistem saraf tubuh. Ketika tiba di sambungan antara dua buah sel saraf, impuls saraf menyebrangi celah atau sinapsis dengan substansi kimia yang disebut neurotransmiter. Substansi kimia ini mengontrak bagian sensitif dalam sel saraf selanjutnya, dan impuls saraf dilanjutkan.

Catatan fakta

Ilmuwan telah berhasil membuat peta yang menunjukkan cara aktivitas listrik dari satu bagian otak dapat menyebabkan gerakan atau reaksi lain. Pemetaan ini dilakukan ketika dokter sedang membedah otak. Karena tidak ada organ indra dalam otak, dokter dapat membedah otak dengan orangnya sepenuhnya sadar, tanpa mereka merasa sakit apa pun. Keadaan ini membuat dokter dapat mengetahui bagian mana dari otak yang rusak setelah terjadi suatu kecelakaan.

Sel saraf

Dikutip dari Wikipedia, Sel saraf atau neuron merupakan satuan kerja utama dari sistem saraf yang berfungsi menghantarkan impuls listrik yang terbentuk akibat adanya suatu stimulus (rangsang). Jutaan sel saraf ini membentuk suatu sistem saraf.

Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf, yaitu dendrit dan akson.

Dendrit berfungsi mengirimkan impuls ke badan sel saraf, sedangkan akson berfungsi mengirimkan impuls dari badan sel ke sel saraf yang lain atau ke jaringan lain. Akson biasanya sangat panjang. Sebaliknya, dendrit pendek. Pada ujung akhir dari akson terdapat sinapsis yang merupakan celah antara ujung saraf di mana neurotransmiter dilepaskan untuk menghantar impuls ke saraf selanjutnya atau organ yang dituju.

Setiap neuron hanya mempunyai satu akson dan minimal satu dendrit. Kedua serabut saraf ini berisi plasma sel. Pada bagian luar akson terdapat lapisan lemak disebut myelin yang dibentuk oleh sel Schwann yang menempel pada akson. Sel Schwann merupakan sel glia utama pada sistem saraf perifer yang berfungsi membentuk selubung myelin. Fungsi myelin adalah melindungi akson dan memberi nutrisi. Bagian dari akson yang tidak terbungkus mielin disebut nodus ranvier, yang dapat mempercepat penghantaran impuls.

Jenis Sel Saraf

1. Sel saraf sensorik

Fungsi sel saraf sensorik adalah menghantar impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat, yaitu otak (ensefalon) dan sumsum belakang (medula spinalis). Ujung akson dari saraf sensori berhubungan dengan saraf asosiasi (intermediet).

2. Sel saraf motorik

Fungsi sel saraf motorik adalah mengirim impuls dari sistem saraf pusat ke otot atau kelenjar yang hasilnya berupa tanggapan tubuh terhadap rangsangan. Badan sel saraf motor berada di sistem saraf pusat. Dendritnya sangat pendek berhubungan dengan akson saraf asosiasi, sedangkan aksonnya dapat sangat panjang.

3. Sel saraf penghubung

Sel saraf penghubung disebut juga sel saraf asosiasi. Sel ini dapat ditemukan di dalam sistem saraf pusat dan berfungsi menghubungkan sel saraf motorik dengan sel saraf sensorik atau berhubungan dengan sel saraf lainnya yang ada di dalam sistem saraf pusat. Sel saraf penghubung menerima impuls dari reseptor sensorik atau sel saraf asosiasi lainnya.Kelompok-kelompok serabut saraf, akson dan dendrit bergabung dalam satu selubung dan membentuk urat saraf. Sedangkan badan sel saraf berkumpul membentuk ganglion atau simpul saraf.

Sumber: ZERO.id

Salam