Bagaimana Daun Tumbuh?

Posted on
Bagian-bagian Daun agar bisa tumbuh
Bagian-bagian Daun agar bisa tumbuh

Content.idBagaimana Daun Tumbuh? Tanaman dan pohon hijau harus membuat makanannya sendiri. Daun adalah pabrik makanan untuk tanaman dan pohon.

Daun-daun dari pohon buah membuat makanan yang membantunya untuk membuat buah. Misalnya, buah persik manis rasanya. Jadi, daun pohon persik membuat gula. Lewat proses yang disebut fotosintesis, daun membuat gula dari air dan karbon dioksida. Daun dapat melaksanakan proses ini karena kloroplas, yang mengandung klorofil, berada di dalam sel-selnya.

Akar tanaman atau pohon mengambil air dari dalam tanah yang akhirnya mencapai urat daun. Urat daun membawa kembali makanan yang dibuat daun. Karbon dioksida masuk ke dalam sel-sel pohon lewat daun dan ketika matahari bersinar, daun membuat gula. Dalam proses itu, oksigen yang dihasilkan keluar dari pohon lewat daunnya.

Daun juga mengeluarkan air. Sebagian dari air yang diisap lewat akar digunakan untuk membuat gula. Sisanya dikeluarkan lewat permukaan daun.

Catatan fakta

Energi dari Matahari menguapkan air dari permukaan daun, lewat stomata (mulut daun). Keadaan ini mengurangi tekanan dalam saluran yang membawa air dari akar, sehingga lebih banyak air diisap ke atas melewati batang.

Klorofil Pada Tumbuhan

Klorofil (chlorophyll) atau zat hijau daun adalah pigmen yang dimiliki oleh berbagai organisme dan menjadi salah satu molekul berperan utama dalam fotosintesis. Klorofil memberi warna hijau pada daun tumbuhan hijau dan alga hijau, tetapi juga dimiliki oleh berbagai alga lain, dan beberapa kelompok bakteri fotosintetik. Molekul klorofil menyerap cahaya merah, biru, dan ungu, serta memantulkan cahaya hijau dan sedikit kuning, sehingga mata manusia memvisualisasikan sebagai warna hijau. Pada tumbuhan darat dan alga hijau, klorofil dihasilkan dan terisolasi pada plastida yang disebut kloroplas.

Klorofil memiliki beberapa bentuk. Klorofil-a terdapat pada semua organisme autotrof. Klorofil-b dimiliki alga hijau dan tumbuhan darat. Klorofil-c dimiliki alga pirang, alga keemasan, serta diatom (Bacillariophyta). Klorofil-d dimiliki oleh alga merah (Rhodophyta). Selain berbeda rumus kimia, jenis-jenis klorofil ini juga berbeda pada panjang gelombang cahaya yang diserapnya.

Meskipun bervariasi, semua klorofil memiliki struktur kimia yang bermiripan, yaitu terdiri dari porfirin tertutup (siklik), suatu tetrapirol, dengan ion magnesium di pusatnya dan “ekor” terpena. Kedua gugus ini adalah kromofor (“pembawa warna”) dan berkemampuan mengeksitasi elektron apabila terkena cahaya pada panjang gelombang tertentu.

Karena peran klorofil, tumbuhan darat dapat membuat makanannya sendiri dengan bantuan cahaya matahari sehingga menjadi organisme autotrof.

Salam