Bagaimana Antibiotik Bekerja

Posted on
Bagaimana Antibiotik Bekerja
Bagaimana Antibiotik Bekerja

Antibiotik adalah senyawa kimia. Ketika dimasukkan ke dalam tubuh, senyawa kimia ini membantu tubuh kita untuk memerangi penyakit. Banyak antibiotik yang dibuat dari jasad renik. Makhluk hidup berukuran kecil ini terlibat dalam perjuangan yang terus-menerus untuk mempertahankan hidup. Dalam perjalanan perjuangan ini, jasad renik menghasilkan senyawa kimia, banyak diantaranya yang membunuh bibit penyakit dengan mengganggu cara bakteri berkembang biak.

Penggunaan antibiotik mempunyai arti bahwa banyak penyakit yang dahulu menyebabkan kematian sekarang dapat disembuhkan. Antibiotik bekerja dengan beberapa cara berbeda melawan bibit penyakit. Antibiotik mungkin membunuh bibit penyakit dalam satu kasus. Dalam kasus lain, mungkin antibiotik hanya melemahkan bibit penyakit dan memungkinkan pertahanan alami tubuh mengambil alih dengan merusak kemampuan bakteri berkembang biak bukannya membunuh bakteri.

Catatan fakta

Ketika virus menyerang sebuah sel lapisan luarnya ditanggalkan dan mengambil alih materi genetik dalam sel induk agar dapat memperbanyak diri. Virus itu mulai menyusun lapisan protein menyelubungi virus yang baru dan akhirnya keluar dari sel induk atau meninggalkannya dalam semacam amplop siap untuk menginfeksi sel-sel baru.

5 Antibiotik Paling Ngetop yang Sering Dipakai Masyarakat

Dikutip dari Detik Health, berikut 5 Antibiotik paling ngetop yang sering dipakai oleh masyarakat

1. Amoxicillin
Amoxicillin merupakan antibiotik golongan penicillin, lebih spesifik lagi termasuk kelompok aminopenicillin seperti halnya jenis antibiotik populer lainnnya yakni ampicilin. Penggunaannya sangat luas, mulai dari untuk obati infeksi kulit, gigi, telinga, saluran napas dan saluran kemih.

2. Cefadroxil
Cefadroxil merupakan generasi pertama antibiotik golongan Cephalosphorin, yang cara kerjanya hampir sama dengan Amoxicillin dan antibiotik lain di golongan penicillin. Penggunaannya juga sama luas, mulai untuk mengobati dari infeksi kulit hingga saluran kemih.

3. Erythromicyn
Erythromicin merupakan antibiotika golongan makrolid yang sering diberikan pada pasien yang alergi penicillin. Penggunaannya lebih luas dari penicillin maupun cephalosphorin, sehingga sering dipakai sebagai pilihan pertama untuk pengobatan pneumonia atipik.

4. Ciprofloxacin
Ciprofloxacin merupakan antibiotik golongan floroquinolon, salah satu jenis antibiotik paling mutakhir saat ini. Penggunaannya antara lain untuk mengobati infeksi saluran kemih, infeksi saluran napas (sinusitis, pneumonia, bronkitis) dan juga infeksi kulit.

5. Tetrasiklin
Di kalangan pekerja seks, tetrasiklin cukup populer karena jenis antibiotika ini paling sering jadi pilihan utama untuk mengobati infeksi kelamin seperti chlamydia dan gonorrhea atau kencing nanah. Penggunaan antibiotik jenis ini mulai dibatasi, karena memicu masalah resistensi yang membuat kuman gonorrhea jadi kebal antibiotik. (DetikHealth)

Sumber: ZERO.id

Salam