15 Singkatan Yang Sering Digunakan Pada Masa Pandemi Virus Corona

Posted on
15 Singkatan Yang Sering Digunakan Pada Masa Pandemi Virus Corona
15 Singkatan Yang Sering Digunakan Pada Masa Pandemi Virus Corona

Virus Corona atau Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Global Corona

1095653
Confirmed
58809
Deaths
228171
Recovered

Indonesia

1986
Confirmed
181
Deaths
134
Recovered

Italia

119827
Confirmed
14681
Deaths
19758
Recovered

Spanyol

119199
Confirmed
11198
Deaths
30513
Recovered

Virus Corona jenis baru yang ditemukan pada manusia sejak kejadian luar biasa muncul di Wuhan Cina, pada Desember 2019, kemudian diberi nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV2), dan menyebabkan penyakit Coronavirus Disease-2019 (COVID-19).

Berikut 15 sinkatan yang sering kita dengar pada saat penyebaran virus Corona dan artinya.

1. ODP (Orang Dalam Pemantauan)

ODP atau orang dalam pemantauan adalah orang yang mengalami gejala demam lebih dari 38 derajat celcius. ODP juga adalah orang yang memiliki riwayat demam atau ISPA tanpa pneumonia.

Selain itu orang yang dikatakan ODP ketika dia memiliki riwayat perjalanan ke negara atau daerah yang terjangkit virus corona pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.

2. PDP (Pasien Dalam Pengawasan)

PDP atau Pasien Dalam Pengawasan adalah orang yang mengalami gejala demam tingi lebih dari 38 derajat celcius atau memiliki riwayat demam, ISPA dan pneumonia, baik itu ringan maupun berat akibat dari virus corona. Jadi beda antara ODP dan PDP adalah memiliki gejala pneumonia.

3. Suspect

Suspect adalah seseorang yang diduga kuat telah terinfeksi Covid-19 atau virus Corona. Misalnya, orang tersebut telah bepergian ke negara terjangkit Corona atau melakukan kontak langsung dengan pasien terinfeksi. Untuk mengetahuinya, pasien yang menjadi suspect virus Corona harus menjalani pemeriksaan, apakah benar positif terjangkit Corona atau tidak.

4. Positif

Seorang pasien baru akan dinyatakan positif terjangkit virus menular seperti Covid-19 atau virus Corona setelah melakukan serangkaian pemeriksaan di rumah sakit, seperti cek darah, rontgen paru-paru hingga swab test. Pasien yang telah dinyatakan positif terinfeksi harus menjalani perawatan di rumah sakit.

5. Lockdown

Lockdown artinya tindakan mengunci suatu kawasan untuk mencegah sesuatu masuk atau keluar. Lockdown hanya bisa diinisiasi oleh orang yang berwenang atau memiliki kekuasaan tinggi dan biasanya baru akan dilakukan dalam keadaan darurat. Fungsi lockdown adalah untuk melindungi orang atau fasilitas yang berada di dalam sebuah tempat dari ancaman luar. Demikian juga sebaliknya, orang yang berada di dalam suatu wilayah tertentu tidak diperbolehkan keluar maupun memasuki area lainnya.

6. Social Distancing

Social distancing adalah menjaga jarak sosial paling tidak sejauh 2 meter. Hal ini dapat dilakukan dengan menjauhi segala bentuk perkumpulan, menjaga jarak antar manusia, menghindari berbagai pertemuan yang melibatkan banyak orang, dan tetap berada di dalam rumah. Hal ini harus dilakukan oleh semua orang, baik yang terinfeksi Covid-19 atau yang tidak.

7. Physical Distancing

Saat ini WHO memutuskan untuk mengubah penerapan social distancing menjadi physical distancing. Physical distancing adalah salah satu tindakan pencegahan infeksi virus Corona dengan menjaga jarak fisik antara satu sama lain.

8. Isolasi

Isolasi adalah langkah yang perlu dilakukan oleh orang-orang yang terinfeksi Covid-19 atau virus Corona. Istilah ini bertujuan untuk menjauhkan orang-orang yang terinfeksi penyakit menular dari mereka yang tidak.

9. Karantina

Menurut WHO, karantina ditujukan bagi orang-orang yang sehat atau telah terpapar virus Corona tetapi tidak bergejala. Dengan melakukan karantina, seseorang yang mungkin terpapar tidak akan menularkan penyakit menular tersebut kepada orang lain karena mereka tinggal di rumah.

10. Work From Home (WFH)

WFH adalah sebuah kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dan beberapa perusahaan untuk mempekerjakan para karyawannya dari rumah masing-masing. Saat ini bekerja dari rumah dirasa cukup efektif untuk meminimalisir penularan Covid-19 atau virus Corona.

11. Imported Case

Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, imported case adalah kasus penularan Covid-19 atau virus Corona yang menimpa seseorang yang baru kembali dari luar negeri. Jadi orang tersebut tertular wabah saat berada di luar negara asalnya atau tempat dia tinggal.

12. Local Transmission

Local transmission adalah saat dimana kasus penyebaran atau infeksi virus Corona terjadi di lokasi tempat pasien tinggal atau berada saat ini.

13. Epidemi

Epidemi adalah tingkat kedua keparahan dari suatu kasus penyakit. Menurut CDC, epidemi terjadi ketika suatu penyakit menular dengan cepat ke banyak orang hingga pada tahap di luar batas normal dan sulit untuk dihambat. Saat ini virus Corona sudah dinyatakan oleh WHO sebagai pandemi, tetapi sebelumnya virus tersebut dinyatakan sebagai epidemi oleh pemerintah China karena tidak hanya menyebar di kota Wuhan, provinsi Hubei, tetapi sampai ke seluruh China.

14. Pandemi

Pandemi adalah epidemi yang menyebar ke berbagai negara lain dan berdampak pada orang di seluruh dunia dalam jumlah besar secara simultan atau berkelanjutan. Suatu penyakit ditetapkan sebagai pandemi jika penyebarannya sudah internasional dan di luar dugaan sehingga sulit dikendalikan.

“Pandemi adalah penyebaran penyakit dari manusia ke manusia yang menyebabkan penyakit dan kematian signifikan pada skala dunia yang sangat luas,” jelas Direktur Medis Pencegahan Infeksi Rumah Sakit St. Joseph di California Charles Bailey.

15. APD (Alat Pelindung Diri)

APD adalah salah satu peralatan perlindungan diri yang sangat penting untuk mencegah infeksi virus Corona. Alat ini sangat dibutuhkan oleh tenaga medis dan pegawai di rumah sakit hingga pemakaman yang berhubungan dengan pasien terinfeksi virus Corona. Yang termasuk APD di antaranya, masker, baju hazmat dan sarung tangan.

Sumber: https://wolipop.detik.com/health-and-diet/d-4951755/arti-15-kata-yang-terkenal-karena-ada-corona-odp-hingga-apd?tag_from=wp_nhl_4&_ga=2.72622099.1287343450.1585045805-1369903089.1585045805